11

Sep

AirPutih dan Penggiat Open Source Aceh Bikin Repository Lokal Print
Written by rwins   
 Kemarin saya surfing atau keliling-keliling dunia maya. Akhirnya saya berhenti di website KPLI Aceh, membaca berita-berita yang ada disana. Saya menemukan berita tentang rencana pembuatan Repository atau tempat penyimpanan data lokal. Repository ini akan berisi installer berupa ISO beberapa distribusi Linux seperti CentOS, Fedora, Ubuntu, Open Suse dan Debian serta up date terbaru software-software Open Source itu. Tak hanya itu peket-paket software untuk open source juga akan disediakan seperti OpenOffice, Gimp atau aplikasi lain. Mereka yaitu AirPutih dan penggiat open source Aceh terdiri dari

    * Komunitas Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Aceh
    * Badan Pengolah Data Eletronik (BPDE) Propinsi NAD
    * dan Pusat Open Source Software (POSS) Unsyiah

Sebagai koordinator AirPutih Regional Aceh, Okta Setiawan menuturkan rencana pembuatan repository ini berguna untuk memudahkan up date aplikasi open source. “Dengan adanya repository lokal, maka hal-hal yang bersifat up date tidak perlu lagi lari ke repository luar, tapi bisa langsung ke server repository yang ada di BPDE dan POSS Unsyiah,” kata dia. Dengan adanya repository ini para pengguna tak perlu mencari up date software open source ke repository luar sehingga menghemat Bandwith dan proses up date lebih dekat dan tidak putus-putus.
Dalam tahap pembuatan Repositori ini, BPDE Aceh akan membantu penyediaan infrastruktur seperti server, bandwith, dan hal lain yang dibutuhkan. Sedangkan pengerjaannya akan digarap bersama-sama. Repository ini nantinya akan bisa diakses untuk umum. Adanya repository lokal ini akan membuat masyarakat Aceh semakin mudah dan cepat untuk up date aplikasi-palikasi open source terbaru.
“Jelas lebih cepat dan nyaman,” tegas Okta lagi. Rencananya repository ini akan selesai pada awal Maret 2008 nanti.

Mari kita dukung dan Tunggu Kehadiran Repositorinya.
Bagaimana dengan Kita di Medan.
Last Updated on Tuesday, 28 October 2008 21:50